LAMPUNG SELATAN- Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kunjungan yang dipusatkan di Masjid Al Jihad, Desa Margajasa, Kecamatan Sragi, Rabu (4/3/2026), Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan M. Syaiful Anwar menegaskan bahwa pembangunan harus benar-benar dirasakan hingga ke rumah-rumah warga.
Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama dan jajaran kepala perangkat daerah Pemkab Lampung Selatan, Camat Sragi, kepala desa se-Kecamatan Sragi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Safari Ramadan juga diisi tausiah oleh Ustaz Sutino Sasmito.
Dalam sambutannya, Syaiful menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadan ini adalah momentum silaturahmi sekaligus ruang dialog. Pemerintah hadir untuk menyapa, mendengar, dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirumuskan benar-benar dirasakan manfaatnya sampai ke rumah-rumah warga,” ujar Syaiful.
Ia juga mengingatkan pentingnya soliditas aparatur dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Menurutnya, kekompakan menjadi kunci agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Pemerintah harus solid. Pemerintah harus satu barisan. Pemerintah harus bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Syaiful memaparkan realisasi pembangunan infrastruktur di Kecamatan Sragi pada Tahun Anggaran 2025. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah mengalokasikan dan merealisasikan anggaran sebesar Rp7,2 miliar.
Anggaran itu digunakan untuk peningkatan jalan sepanjang 4,7 kilometer, pembangunan dan perbaikan jembatan, serta pembangunan drainase sepanjang 1.147 meter.
Menurutnya, infrastruktur merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan tidak hanya diukur dari proyek fisik, tetapi dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Infrastruktur adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi. Pembangunan sejati adalah ketika ekonomi masyarakat tumbuh, anak-anak muda memiliki harapan, dan martabat masyarakat meningkat,” ungkapnya.
Dalam Safari Ramadan tersebut, Pemkab Lampung Selatan menyerahkan 35 paket sembako untuk anak-anak yatim serta hibah sebesar Rp15 juta bagi Masjid Al Jihad Desa Margajasa.
Mengakhiri sambutannya, Syaiful mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat gotong royong, menjaga integritas, serta membangun desa secara berkelanjutan.
“Mari jadikan Ramadan sebagai energi perubahan. Kita bangun desa dengan gotong royong, kuatkan ekonomi masyarakat, dan jaga moralitas serta integritas. Lampung Selatan harus maju, Sragi harus berkembang, dan kita semua adalah bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (lmhr-Kmf)

