BANDAR LAMPUNG- Lonjakan aktivitas wisata mewarnai sejumlah destinasi di Kota Bandar Lampung sepanjang libur akhir pekan yang bertepatan dengan momen Idul Fitri 2026. Sejumlah objek wisata dilaporkan dipadati pengunjung, baik dari dalam daerah maupun luar Lampung.
Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung mencatat adanya peningkatan jumlah kunjungan yang cukup terasa dibandingkan hari normal. Kepala Dinas Pariwisata, Adiansyah, menyebutkan rata-rata kenaikan mencapai sekitar 30 persen, meski data keseluruhan masih dalam proses pengumpulan.
“Kalau dilihat secara umum, kenaikan kunjungan wisata berada di kisaran 30 persen. Namun memang belum seluruh laporan masuk,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Ia menjelaskan, beberapa destinasi mencatat lonjakan signifikan selama periode libur Lebaran. Salah satunya adalah Navara yang mengalami peningkatan pengunjung hingga 60 persen.
“Dalam satu hari, jumlah pengunjung di sana bisa mencapai sekitar 5.000 sampai 6.000 orang,” katanya.
Selain itu, Lembah Hijau juga masih menjadi primadona bagi wisatawan keluarga. Destinasi ini menawarkan beragam wahana, mulai dari permainan air hingga kebun binatang yang berada dalam satu kawasan.
Adiansyah menambahkan, minat wisatawan tidak hanya terpusat pada wisata buatan. Kawasan perbukitan dengan pemandangan laut dan lanskap kota dari ketinggian juga menjadi pilihan favorit.
“Untuk wisata pantai, kunjungan cenderung tersebar ke wilayah luar kota seperti Pesawaran dan Lampung Selatan,” jelasnya.
Peningkatan kunjungan ini turut berdampak pada geliat ekonomi di Kota Bandar Lampung. Sektor kuliner dan pusat oleh-oleh dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.
“Wisatawan banyak yang berbelanja, terutama produk kuliner dan oleh-oleh khas daerah. Dampaknya cukup terasa bagi pelaku usaha,” ujarnya.
Meski masih ada sisa masa libur, Dinas Pariwisata memperkirakan lonjakan kunjungan tidak akan berlangsung signifikan dalam beberapa hari ke depan.
“Ada potensi tetap meningkat, tapi biasanya tidak terlalu besar karena masyarakat jarang liburan dua kali dalam waktu berdekatan,” tutupnya. (Red)

