Walikota Eva Dwiana Meninjau Pelaksanaan PTM

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGINSTA- Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau pelaksanaan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bandar Lampung, Senin (13/09/2021).

Eva Dwiana meninjauan langsung pelaksanaan PTM pada SDN 2 Rawa Laut, SMPN 1 Bandar Lampung, SMPN 9 Bandar Lampung, dan SMPN 2 Bandar Lampung.

Ia juga menghimbau kepada para murid agar tetap enjoy dan santai melakukan pembelajaran di hari pertama dan setelah pulang sekolah untuk langsung bersih-bersih sebelum melakukan kegiatan selanjutnya.

“Untuk pembelajaran pertama ini jangan tegang dan jangan setres. Kalian juga harus mandi walaupun belum waktunya mandi, mandi bersih-bersih baru megang yang lain,” ujar Eva.

Sementara itu,  Kepala Sekolah SMPN 2 Bandar Lampung, Badrun mengatakan, bagi sekolah yang ingin melaksanakan simulasi PTM harus mematuhi protokol kesehatan dan wajib memakai 5 M

“Kalau minggu pertama ini bagus nanti dievaluasi tadi bunda sudah koordinasikan dengan saya bahwa nanti hari jumat kita akan evaluasi untuk menentukan pekan berikutnya apakah ingin bertambah atau bagaimana,” katanya.

Ia juga mengatakan, semua sekolah di Kota Bandar Kampung sebenarnya sudah siap untuk menerapkan simulasi PTM terbatas khusus kelas 9 karena anak-anak kelas 9 ini sudah divaksin oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat.

“Jadi untuk kelas 9 insyaallah semua SMP baik negeri maupun swasta itu sudah siap, hanya saja menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, makanya yang pertama ini baru 28 SMP dan 1 MTS, sementara kelas 7 dan 8 masih online,” jelasnya.

Lanjutnya untuk kelas 8 sudah divaksin berlangsung juga akan simulasi tatap muka untuk kelas 8 begitu juga dengan kelas 7 dilakukan secara bertahap.

Untuk SMPN 2 Bandar Lampung, dari jumlah siswa kelas 9 terdapat 93,5 % orang tua yang mengizinkan simulasi tatap muka dan 6,5 % orang tua yang belum mengizinkan tatap muka

“SMPN 2 Bandar Lampung juga masih memfasilitasi kelas 9 untuk belajar daring bagi orang tua yang belum mengizinkan tatap muka,” ujarnya.

Bagas, salah satu murid kelas 9 SMPN 2 Bandar Lampung mengungkapkan, ia nyaman dengan pembelajaran offline maupun online

“Harapannya semoga corona cepat berakhir, kalau daring lebih enak dan santai kalau offline bisa dijelaskan langsung oleh guru dan bertemu dengan teman teman,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *