Penanganan Virus Corona, Pemkot Bandarlampung Anggarkan 7 Miliar

BANDARLAMPUNG (LAMPUNGINSTA)- Pemerintah Kota Bandar Lampung sudah memiliki anggaran tak terduga yang bisa digunakan untuk penanganan virus corona tersebut, melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2020  tentang Percepatan Penanganan covid-19 di lingkungan pemerintah daerah untuk dapat menggunakan dana tak terduga sebagai upaya penanganan.

Hal itu di katakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bandar Lampung Khaidarmansyah mengungkapkan sesuai surat edaran itu pemerintah daerah diharuskan menggunakan dana tak terduga untuk penanganan virus covid-19 tersebut.

“Sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan langsung Mendagri Muhammad Tito Karnavian pada tanggal 16 Maret 2020 dalam Pasal 2 yang berbunyi pemerintah daerah perlu melakukan langkah antisipasi dan penanganan dampak penularan covid-19. Pemda perlu memprioritaskan penggunaan APBD untuk antisipasi dan penanganan dampak,” katanya, Rabu, 18 Maret 2020.

Lebih lanjut, Pemkot Bandar Lampung telah lama memiliki anggaran tak terduga yang memang sifatnya diperuntukkan bencana atau yang sifatnya kejadian luar biasa (KLB). “Bandar Lampung sudah mengantisipasi itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Bandar Lampung Wilson Faisol menambahkan untuk dana tak terduga tersebut, Pemkot telah menganggarkan di APBD tahun 2020 ini kurang lebih Rp7 miliar. Perincian dari jumlah itu yaitu Rp2 miliar dana rutin yang memang dianggarkan setiap tahunnya dan Rp5 miliar merupakan anggaran tanggap darurat bencana. 

“Dana rutin Rp2 miliar itu sifatnya untuk bencana kecil dan lokal dan yang Rp5 miliar secara umumnya dipergunakan untuk fisik, tapi juga dapat dipergunakan seperti waktu bencana di Lampung Selatan. Namun, intinya semua dana ini dapat dipakai selama itu berkaitan dengan tanggap darurat,” ujarnya.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *