PLN Putus Listrik Rumdin dan Kantor DPRD Lampung Utara

Lampung Utara (LAMPUNGINSTA) : Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bumi Nabung,melakukan pemutusan terhadap listrik di DPRD Lampung Utara dan rumah dinas ketua dewan, Senin (27/05/19). Pemutusan itu dilakukan karena adanya penunggakan pembayaran.

Pemutusan ini diawali dengan rombongan petugas PLN mendatangi rumah dinas ketua DPRD dan melepas satu unit meteran (termis) listrik yang terpasang. Selanjutnya, petugas PLN menuju Kantor DPRD, disana PLN yang dipimpin Manager ULP Bumi Nabung, Mahajana Mega Patra, melepas tiga termis listrik yang kemudian dibawa ke kantor PLN setempat.

“Rumah Dinas, Kantor DPRD kita putus, karena menunggak tiga bulan dengan nominal diatas Rp.55 juta,” kata Mahajana Mega Patra.

Mahajana juga mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah melayangkjan surat pemberitahuan/ peringatan. Ternyata, dengan tenggang waktu sampai tanggal 20 Mei 2019 belum dibayarkan, maka harus segera di eksekusi dan pihak DPRD tetap tidak melakukan pembayaran dengan meminta tempo sampai tanggal 27 Mei 2019.

,”Hingga hari ini tidak juga dibayar maka kita eksekusi.” katanya.

Mahajana menambahkan, proses selanjutnya semua meteran listrik akan dibawa ke kantor PLN sampai dilakuan pelunasan pembayaran semua tunggakan tersebut.
Jika sudah lunas akan kembali dipasang.

“Nanti kalau sudah dilunasi kita pasang lagi.” pungkasnya.

Menyikapi pemutusan itu, Sekertaris Dewan (Sekwan) ,Adrie mengatakan pasal keterlambatan pembayaran listrik itu karena masih terkendala di Pemerintah Kabupaten (Pemkab), dalam hal ini Badan Aset dan Pengelola Keuangan setempat.

“Iya kita ninggalin tiga bulan, alasannya uangnya belum kita tarik. Penarikan inikan ada aturannya.” singkat Adri.(r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *