Walikota Berang, Panggil Camat yang Minta THR ke Toko-Toko

BANDARLAMPUNG (LAMPUNGINSTA) – Banyaknya surat edaran dari aparat Kelurahan maupun Kecamatan yang meminta bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah toko di Bandarlampung, membuat Walikota Bandarlampung, Herman HN berang.

Bahkan, Herman HN langsung memanggil seluruh Camat guna diberikan peringatan, agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar.

Hal tersebut diungkapkannya, usai membagikan beras gratis bersama BAZNAS, menurutnya ASN baik kecamatan maupun kelurahan dilarang meminta-minta THR,”Ada ya? ini kan dilarang nggak boleh. Nggak boleh pokoknya minta-minta nanti saya panggil camatnya,”ujarnya, Kamis (24/5).

Ia pun akan memanggil semua camat yabg ada di Kota Bandarlampung,” Ya semua akan saya panggil, gak ada minta-minta mau lurah mau camat mau siapapun nggak ada, ini bagaimana kita lebaran apa adanya saja, jangan macam-macam,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Beredar surat edaran Kop Surat Pemerintah Kota Bandarlampung, Kecamatan Kedamaian perihal Bantuan Hari Raya Idul Fitri 1440 H untuk tenaga kebersihan dan tenaga kerja sukarela ditujukan kepada pemilik usaha di Kecamatan Kedamaian.

Dengan penggalan surat tersebut berisi, “Sehubungan dengan semakin dekatnya hari raya idul fitri 1440 H yang bertepatan tanggak 5 juni 2019, maka dengan itu memohon bapak ibu untuk dapat membantu berupa dana hari raya atau bingkisan kepada tenaga kebersihan dan tenaga kerja sukarela kecamatan berjumlah 75 orang”.

“Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor telpon Desmuni Eka Putra (081369354545) Rozali Basyrie (085368377836) yang ditandatangini oleh Desmuni Eka Putra sebagai koordinator lengkap dengan cap basah Kecamatan Kedamaian.

Namun surat edaran tersebut langsung dibantah oleh Camat Kedamaian Anthoni Irawan, menurutnya Kecamatan Kedamaian di catut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab perihal surat yang mengatasnamakan kecamatannya.

“Itu bukan kita yang buat, tapi ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, hal serupa seperti ini bukan kali ini saja mencatut, nama saya sebagai camat Kedamaian juga pernah di catut beberapa waktu lalu,”ungkapnya Rabu (22/5).

Saat itu namanya pernah di catut untuk pembiayaan pengecatan taman berornamen Lampung di seputarab Jalan Antasari.”Nama-nama yang ada disurat itu memang benar merupakan pegawai di Kecamatan Kedamaian,”ucapnya.

Anthoni pun mengaku telah memanggil dua nama yang tertera di surat edaran tersebut,”Sudah kami konfirmasi dan sudah saya panggil, yang bersangkutan mengaku tidak pernah membuat surat tersebut apalagi sampai mendatangi ruko-ruko di Kecamatan Kedamaian,”ungkapnya. (ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *